Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
TNI POLRI

Polres Tojo Una Una Perkuat Pembinaan Tahanan Lewat Shalat Berjamaah dan Mengaji Rutin

18
×

Polres Tojo Una Una Perkuat Pembinaan Tahanan Lewat Shalat Berjamaah dan Mengaji Rutin

Sebarkan artikel ini

Tojo Una Una Three Fakta News -Polres Tojo Una Una terus mengintensifkan pembinaan mental dan spiritual bagi para tahanan melalui kegiatan shalat berjamaah dan membaca Al-Qur’an yang dilaksanakan secara rutin setiap malam setelah Shalat Magrib di ruang tahanan Mapolres Tojo Una Una.

Program pembinaan tersebut kembali berlangsung pada Minggu (5/7/2026) malam. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Shalat Magrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan mengaji bersama sebagai bagian dari pembinaan keagamaan bagi para tahanan muslim.

Example 300x600

Kapolres Tojo Una Una AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Iptu Martono menegaskan bahwa pembinaan tersebut merupakan wujud komitmen kepolisian dalam menghadirkan proses pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pembentukan karakter para tahanan.

“Fokus kami tidak hanya pada aspek penegakan hukum semata, tetapi juga pada pembinaan mental dan spiritual,” tegas Iptu Martono.

Menurutnya, kegiatan shalat berjamaah dan mengaji menjadi sarana bagi para tahanan untuk melakukan introspeksi diri sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan selama menjalani masa penahanan.

“Sholat dan mengaji rutin ini adalah upaya nyata kami untuk memberikan para tahanan waktu merefleksikan diri, mengambil jeda, dan menanamkan kembali nilai-nilai kebaikan yang sempat hilang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembinaan rohani juga memberikan dampak positif terhadap kondisi di dalam ruang tahanan. Selain membantu mengurangi kejenuhan, kegiatan tersebut dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih tertib, tenang, dan kondusif.

“Jangka panjangnya, kegiatan ini diharapkan menjadi bekal spiritual yang positif bagi mereka ketika nanti kembali membaur dengan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Iptu Martono mengatakan bahwa pendekatan humanis yang menjadi arahan Kapolres merupakan dasar dalam pelaksanaan seluruh program pembinaan terhadap para tahanan.

“Bapak Kapolres selalu berpesan agar pendekatan kita kepada tahanan harus mengedepankan sisi kemanusiaan. Kami berharap, melalui bimbingan rohani ini, mereka bisa mengambil pelajaran berharga dan bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas nanti,” tutup Iptu Martono.

Melalui pembinaan spiritual yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Polres Tojo Una Una berupaya menghadirkan proses pembinaan yang menyeluruh. Program ini diharapkan mampu memperkuat bekal moral dan spiritual para tahanan sehingga mereka lebih siap menjalani kehidupan yang lebih baik saat kembali ke lingkungan masyarakat.

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!