Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

PMI Banggai Gelar MTDB Tingkatkan Pelayanan Tanggap Darurat Bencana

129
×

PMI Banggai Gelar MTDB Tingkatkan Pelayanan Tanggap Darurat Bencana

Sebarkan artikel ini

Banggai Three Fakta News-Palang Merah Indonesia (PMI), menggelar Manajemen Tanggap Darurat Bencana (MTDB) Kabupaten Banggai, untuk meningkatkan ketepatan, kecekatan, dan koordinasi dalam situasi tanggap darurat, serta meningkatkan profesionalisme PMI dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, di Aula Asrama BKPSDM, Jumat (12/6/2026)

Selan itu MTDB tersebut juga untuk menambah pengetahuan Sumber Daya Manusia PMI dalam bidang penanggulangan bencana serta meningkatkan pelayanan dalam suasana tanggap darurat bencana.

Example 300x600

Pada pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Banggai yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Faisal Karim, S.Sos., M.Si., Plt. Kepala BPBD, Kadis Damkar & Penyelamatan, Plt. Sekretaris BKPSDM, Sekretaris PMI Prov. Sulteng, Ketua PMI Kabupaten Banggai, dan Perwakilan Pos SAR Luwuk.

MTDB tersebut dilaksanakan mulai 11-14 Juni 2026 dengan diikuti oleh utusan PMI Kecamatan se-Kabupaten Banggai, KSR Markas & Perguruan Tinggi yang ada di Luwuk, dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang.

Dalam sambutannya, Ketua PMI Kabupaten Banggai, Drs. H. Fuad Muid menyampaikan, pihaknya ingin mencetak generasi muda khususnya relawan PMI, agar memiliki pengetahuan terkait mitigasi dan manajemen tanggap darurat bencana.

“Sehingga dapat berperan aktif dan sigab pada saat terjadi bencana,” kata Fuad.

Sementara, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Faisal Karim, S.Sos.,M.Si., membacakan sambutan tertulis Bupati Banggai menyampaikan, Kabupaten Banggai merupakan daerah yang memiliki potensi kerawanan bencana yang cukup beragam. Menurutnya, kondisi geografis, perubahan iklim, serta dinamika lingkungan, mengharuskan untuk meningkatkan kesiapsiagaan,” ujarnya.

“Tujuan MTDB ini, memiliki peran strategis untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta membangun sistem yang terkoordinasi, efektif, dan profesional dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana,” terang Faisal.

Ia meyakini, bahwa relawan PMI merupakan garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Kehadiran relawan yang terlatih, tangguh, dan memiliki kompetensi yang mumpuni, akan sangat menentukan keberhasilan penanganan bencana, mulai dari tahap kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

Faisal menjelaskan, penanggulangan bencana bukan tugas satu lembaga, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi, koordinasi, dan solidaritas dari seluruh pihak.

“Semangat gotong royong dan kepedulian sosial merupakan jati diri bangsa Indonesia yang harus terus terpelihara dalam setiap langkah pelayanan kemanusiaan,” tutup Faisal mengakhiri sambutan tertulis Bupati Banggai.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Plt. Kepala BPBD, Kadis Damkar & Penyelamatan, Plt. Sekretaris BKPSDM, Sekretaris PMI Provinsi Sulteng, Ketua PMI Kabupaten Banggai, dan Perwakilan Pos SAR Luwuk.***/PAR

(Sumber Tim Liputan DKISP) Kabupaten Banggai)

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!