Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Hukum & Kriminal

OTT KPK Guncang Muara Enim, Bupati dan Sejumlah Pihak Diamankan Bersama Uang Ratusan Juta

204
×

OTT KPK Guncang Muara Enim, Bupati dan Sejumlah Pihak Diamankan Bersama Uang Ratusan Juta

Sebarkan artikel ini

Jakarta Three Fakta News -Operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengguncang Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Dalam operasi senyap tersebut, penyidik mengamankan 10 orang, termasuk Bupati Muara Enim, Edison, serta sejumlah pihak swasta.

Penindakan ini langsung menyita perhatian publik karena melibatkan kepala daerah yang masih aktif menjabat. Selain para pihak yang diamankan, KPK juga disebut mengamankan uang tunai bernilai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah didalami.

Example 300x600

Dilansir dari detiknews, operasi dilakukan di sejumlah lokasi di wilayah Sumatera Selatan dan Jakarta. Seluruh pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik antirasuah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan tangkap tangan tersebut. Menurutnya, tim KPK mengamankan total 10 orang dalam operasi yang berlangsung tertutup.

“Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan,” kata Budi kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

KPK mengungkapkan bahwa lima orang yang diamankan berasal dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Salah satu di antaranya adalah Bupati Muara Enim, Edison.

Sementara lima orang lainnya berasal dari kalangan swasta yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang ditangani penyidik.

“Lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim, salah satunya Bupati. Kemudian lima orang lainnya dari pihak swasta,” ujar Budi.

Meski demikian, lembaga antirasuah itu belum membuka identitas lengkap para pihak yang terjaring operasi. KPK juga belum menjelaskan secara rinci konstruksi perkara maupun dugaan tindak pidana yang sedang didalami.

Saat ini seluruh pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan dan mengumumkan status hukum mereka.

OTT tersebut kembali menambah daftar kepala daerah yang berhadapan dengan KPK. Di tengah tingginya tuntutan publik terhadap pemerintahan yang bersih dan transparan, masyarakat kini menunggu langkah lanjutan KPK untuk mengungkap secara terang dugaan praktik yang melatarbelakangi operasi senyap tersebut.*/Petrus. L

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!