Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Warga Lauran Heboh, Oknum Pegawai Kesehatan KKT Diduga Digerebek Bersama Istri Orang di Rumah Pribadi

168
×

Warga Lauran Heboh, Oknum Pegawai Kesehatan KKT Diduga Digerebek Bersama Istri Orang di Rumah Pribadi

Sebarkan artikel ini

Saumlaki Three Fakta News -Dugaan hubungan terlarang yang melibatkan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial CM dengan seorang perempuan yang masih berstatus istri sah orang lain menggemparkan warga Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, anak berinisial S (20) mendatangi lokasi pada 29 Mei 2026, setelah memperoleh informasi bahwa ibunya berada di rumah yang diduga ditempati CM di kawasan Jalan Mathilda Batlayeri, Desa Lauran.

Example 300x600

Saat tiba di lokasi, S mengaku melihat kondisi rumah dalam keadaan gelap. Ia kemudian mengetuk pintu pukul 04:00 WIT dan memanggil penghuni rumah beberapa kali, namun tidak mendapatkan respons dari dalam.

“Saya datang karena mendapat informasi Mama ada di rumah itu. Saya panggil berkali-kali, tetapi tidak ada jawaban dari dalam,” ungkap S kepada media ini, Senin (8/6/2026)

Menurut pengakuannya, beberapa saat kemudian seorang pria yang diduga CM membuka jendela kamar. Tidak lama berselang, ibunya disebut keluar dari dalam kamar rumah tersebut.

Situasi itu membuat emosi Anak memuncak. Merasa tidak aman menghadapi situasi tersebut seorang diri, S kemudian memanggil Saudara perempuan untuk ikut menyaksikan kejadian itu. Kehadiran keluarga di lokasi selanjutnya menarik perhatian warga sekitar yang mulai berdatangan.

“Saya tidak terima karena Bapak masih ada dan masih menjadi suami sah Mama. Kami akan menunggu Bapak pulang untuk menyelesaikan persoalan ini secara keluarga,” katanya.

Peristiwa yang terjadi menjelang subuh itu sontak menggemparkan masyarakat Desa Lauran. Informasi mengenai dugaan hubungan terlarang tersebut dengan cepat menyebar dan menjadi bahan perbincangan warga.

Tak hanya itu, keluarga juga mengaku mengalami tekanan psikologis setelah peristiwa tersebut. Bahkan beredar informasi adanya dugaan intimidasi terhadap anak yang merekam kejadian tersebut.

Kasus ini turut memunculkan sorotan publik karena salah satu pihak yang disebut dalam dugaan tersebut merupakan aparatur negara yang terikat pada aturan disiplin dan kode etik ASN.

Sejumlah warga berharap pemerintah daerah melalui pejabat pembina kepegawaian dapat menindaklanjuti informasi yang berkembang apabila ditemukan adanya pelanggaran disiplin berdasarkan fakta dan mekanisme pemeriksaan yang berlaku.

Berdasarkan ketentuan disiplin ASN, setiap aparatur sipil negara wajib menjaga integritas, etika, martabat, serta perilaku yang dapat menjadi teladan di tengah masyarakat. Penanganan terhadap dugaan pelanggaran harus dilakukan secara profesional, objektif, dan berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, menurut keterangan warga setempat, suami dari perempuan yang disebut dalam peristiwa tersebut diketahui sedang bekerja di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari CM, dan perempuan yang disebut dalam pemberitaan, pihak keluarga, maupun instansi terkait guna mendapatkan penjelasan dan klarifikasi atas informasi yang berkembang di masyarakat.

Media ini telah berupaya menghubungi CM melalui sambungan telepon 0821XXXXXX20 guna memperoleh konfirmasi, klarifikasi, maupun tanggapan terkait informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan respons.
hingga batas waktu publikasi, media ini belum memperoleh keterangan resmi dari yang bersangkutan.***/PTRS

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!