Banggai Three Fakta News– Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI, mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai dalam mendorong transformasi digital pemerintahan, khususnya melalui layanan Banggai Command Center.
Hal itu disampaikan Asisten Deputi Koordinasi Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber Kemenko Polkam Marsma TNI. Budi Eko Pratomo, di ruang rapat khusus Setda Banggai, Luwuk Selatan, Rabu (17/6/2026).
Kunjungan kerja (kunker) pejabat Kemenko Polkam di Kabupaten Banggai, untuk meninjau sejauh mana implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan upaya penguatan keamanan siber.
Wakil Bupati (Wabup) Banggai, H. Furqanuddin Masulili menyambut baik kehadiran Kemenko Polkam RI sebagai upaya koordinasi dan sinergisitas antara pusat dan daerah.
“Kami berharap adanya masukan dan saran untuk perbaikan dan pengembangan transformasi digital ke depan,” kata Wabup.
Sementara Asdep Marsma TNI, Budi Eko Pratomo mengatakan, capaian Pemkab Banggai menjadi bukti bahwa transformasi digital tidak hanya dapat dilakukan di kota-kota besar, tetapi juga dapat diwujudkan secara nyata di daerah yang memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Pengembangan Pemkab Banggai terkait Command Center sebagai pusat layanan dan koordinasi pemerintah berbasis digital merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi,” ujar Budi.
Pada kesempatan itu. Budi mengingatkan, tentang ketergantungan terhadap sistem elektronik membawa konsekuensi meningkatnya risiko ancaman siber.
“Penguatan keamanan siber perlu menjadi perhatian bersama. Tidak hanya pada aspek teknologi, tetapi juga mencakup tata kelola, Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen risiko, serta kesiap-siagaan dalam menghadapi insiden siber,” terang Budi.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai Lesmana P. Kulab memaparkan progres dan kondisi tata kelola SPBE Pemda Banggai. Ia memaparkan, Indeks SPBE Banggai berdasarkan evaluasi dari KemenPANRB terus membaik dari tahun ke tahun.
“Pada penilaian terakhir tahun 2024, indeks SPBE kami sudah di angka 3.59 dengan predikat sangat baik,” terang Lesmana.
Terkait keamanan siber, kata Lesmana, Pemkab Banggai telah membentuk Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) sebagai upaya memperkuat kapasitas respons terhadap insiden siber.
“Selama 2 tahun terakhir kami dibantu teman-teman di BSSN untuk pendampingan, sosialisasi, termasuk peningkatan kapasitas SDM,” tandas Lesmana.
Pada kesempatan itu, Asdep Marsma TNI. Budi Eko Pratomo bersama perwakilan BSSN meninjau langsung pengelolaan ruang pusat kendali atau command center.***/PAR
(Sumber Tim Liputan DKISP Kabupaten Banggai)

















