Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
TNI POLRI

Polwan Polres Banggai Dampingi Pemulihan Psikologis Anak Korban Dugaan Pencabulan, Terduga Pelaku Telah Diperiksa

50
×

Polwan Polres Banggai Dampingi Pemulihan Psikologis Anak Korban Dugaan Pencabulan, Terduga Pelaku Telah Diperiksa

Sebarkan artikel ini

Banggai Three Fakta NrwsPenyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Banggai memberikan pendampingan psikologis kepada seorang anak perempuan berusia 7 tahun yang diduga menjadi korban pencabulan di RSUD Luwuk, Selasa (14/7/2026).

Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari penanganan awal untuk memastikan kondisi mental korban sekaligus mendukung proses hukum yang sedang berjalan.

Example 300x600

Langkah tersebut dilakukan setelah laporan polisi dengan nomor LP/B/375/VII/2026/SPKT/POLRES BANGGAI/POLDA SULAWESI TENGAH resmi diterima. Tim penyidik kemudian mendatangi keluarga korban guna memberikan dukungan awal dan memastikan kondisi psikologis anak.

Dalam proses pendampingan, personel Polwan menggunakan pendekatan persuasif dan ramah anak untuk menggali informasi terkait kronologi peristiwa tanpa memicu trauma lanjutan pada korban.

Penyidik juga memberikan penjelasan kepada keluarga mengenai tahapan penanganan perkara, termasuk proses hukum yang akan dijalankan setelah laporan polisi diterima.

Selain mendampingi korban, polisi mengedukasi keluarga mengenai pentingnya perlindungan menyeluruh terhadap anak serta mengingatkan agar tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan terhadap anak.

“Setiap laporan yang menyangkut keselamatan anak akan kami tangani secara serius, profesional dan humanis,” ujar Kanit PPA Polres Banggai, IPDA Fendik Atmaja.

Ia menegaskan, penanganan kasus yang melibatkan anak membutuhkan kolaborasi semua pihak agar proses pemulihan korban dapat berjalan optimal.

“Kami hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga memberikan rasa aman dan pendampingan menyeluruh,” katanya.

Kasus tersebut terungkap pada Sabtu (11/7/2026) pagi ketika kakak korban menemukan bercak darah pada celana adiknya. Korban kemudian dibawa ke RSUD Luwuk untuk menjalani pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka robekan pada area vital korban.

Menurut IPDA Fendik Atmaja, korban hingga kini masih menjalani perawatan di RSUD Luwuk karena mengalami pendarahan disertai demam. Sementara itu, terduga pelaku telah diperiksa oleh penyidik untuk kepentingan proses penyelidikan lebih lanjut.

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!