Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
TNI POLRI

Dirresnarkoba Polda Sulteng Tegaskan, Perangi Narkoba Merusak Masa Depan Anak Bangsa

106
×

Dirresnarkoba Polda Sulteng Tegaskan, Perangi Narkoba Merusak Masa Depan Anak Bangsa

Sebarkan artikel ini

Palu Three Fakta News-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Pol Nasri, diwakili Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Kombes Pol Pribadi Sembiring, menjadi narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peran Aparat Penegak Hukum Dalam Pencegahan dan Penanganan Narkoba”, di Auditorium Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Kota Palu, Kamis (11/06/2026).

Kegiatan tersebut, berlangsung dalam suasana akademis tersebut, menjadi wadah diskusi antara kalangan perguruan tinggi, tokoh masyarakat, dan aparat penegak hukum dalam memperkuat sinergi menghadapi ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika yang hingga kini masih menjadi tantangan serius bagi bangsa.

Example 300x600

Dalam kegiatan itu, Dirresnarkoba didampingi Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulteng Kombes Pol Dr. Sirajuddin Ramly yang juga menjabat sebagai Kaposko Pusat Studi Kepolisian Universitas Tadulako.

Dalam pemaparannya, Dirresnarkoba menegaskan, bahwa penanganan permasalahan narkoba tidak dapat dilakukan hanya melalui pendekatan penegakan hukum semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan.

Menurutnya, Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran generasi muda mengenai bahaya narkoba serta menumbuhkan budaya hidup sehat dan produktif yang mampu menjadi benteng terhadap pengaruh negatif penyalahgunaan narkotika.

“Olehnya itu mari bersama-sama perangi narkoba karena bisa merusak generasi penerus bangsa,” pesan Dirresnarkoba.

Sementara, Dirbinmas Polda Sulteng mengatakan, kegiatan FGD tersebut dinilai menjadi sarana penting untuk memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan institusi kepolisian dalam upaya pencegahan narkoba.

“Melalui forum diskusi seperti ini, kita dapat menyatukan pemikiran, pengalaman, dan perspektif dari berbagai pihak untuk merumuskan langkah-langkah yang lebih efektif dalam mencegah serta menangani permasalahan narkoba,” ujar Dirbinmas

Menurutnya, Kampus memiliki peran yang sangat strategis sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai kehadiran aparat penegak hukum di lingkungan akademik merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun kesadaran hukum dan meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memerangi narkoba.

“Kami berharap FGD ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga mampu menghasilkan rekomendasi dan langkah nyata yang dapat diimplementasikan bersama,” imbuhnya.

Ia menyebut, sinergi antara kepolisian, perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa sangat penting untuk mewujudkan Sulawesi Tengah yang bersih dari narkoba serta menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah Prof. Zainal Abidin, Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng., para dekan di lingkungan Universitas Tadulako, dosen dan Mahasiswa.***/PAR

 

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!