SBB Three Fakta News-Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-3, di ruang pertemuan utama Kantor Bupati SBB, Jalan J.F Puttileihalat No 1, Kota Piru, Kabupaten SBB, Provinsi Maluku, Senin (8/6/2026).
Dalam sambutannya, Bupati SBB, Ir. Asri Arman, MT., menyampaikan, ia meminta para pimpinan kecamatan untuk mengawasi kinerja dari Kepala Desa (Kades), karena dinilai sejumlah Kades berkinerja rendah dalam pelaksanaan program pembangunan dan persoalan administrasi yang semestinya dapat diantisipasi melalui pelatihan di Pemerintah Kecamatan.
“Camat sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Daerah, memiliki tanggung jawab untuk memastikan kepala desa memahami dan menjalankan tugas pemerintahan dengan baik, namun, kenyataannya masih banyak permasalahan di tingkat Desa yang menunjukkan lemahnya pendampingan dan pengawasan,” kata Bupati.
Menurutnya, persoalan tersebut jangan sampai menimbulkan Kades berjalan sendiri tanpa arahan. Olehnya itu Camat harus hadir memberikan pelatihan, bimbingan dan pengawasan secara berkelanjutan.
Ia menuturkan, keterlambatan desa dalam menyerap anggaran dan menjalankan program kerja tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada Kades, tetapi Pemerintah Kecamatan juga harus bertanggung jawab karena memiliki fungsi koordinasi dan pelatihan terhadap penyelenggaraan Pemerintahan Desa di wilayahnya.
“Terkait persoalan pelayanan masyarakat dan pembangunan dapat berimbas karena permasalahan ini, harus dideteksi lebih awal,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati meminta seluruh camat di Kabupaten SBB untuk lebih aktif turun ke lapangan, membangun komunikasi dengan pemerintah desa, serta memastikan setiap program dan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.
“Kalau ada desa yang terlambat atau mengalami kendala, camat harus menjadi orang pertama yang mengetahui dan membantu mencari solusi, jangan menunggu masalah menjadi besar baru bertindak,” pesannya.
Bupati berharap, sinergi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dapat diperkuat sehingga pelaksanaan program pembangunan, pelayanan publik, dan pengelolaan keuangan desa dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Tampak hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Alvin Tuasuun SP M.Si, Ketua TP PKK Ny Yenni Rosbayani Asri, para Asisten dan Pembantu Setda, para pimpinan OPD, pengurus dan anggota Tim PKK, para Pimpinan Kecamatan, dan para Kades.***/Nicko Kastanja

















