Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintahan

Bupati Banggai Buka Seminar Awal Kajian Evaluasi Dampak Inovasi Sektor Pelayana Publik

110
×

Bupati Banggai Buka Seminar Awal Kajian Evaluasi Dampak Inovasi Sektor Pelayana Publik

Sebarkan artikel ini

Banggai Three Fakta News-Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., M.M., M.P., membuka seminar awal kajian evaluasi dampak inovasi sektor pelayana publik, yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Banggai, di ruang rapat Kantor Brida Banggai, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai untuk memperkuat perencanaan pembangunan yang berbasis riset, data, dan inovasi, sekaligus mengevaluasi dampak berbagai inovasi pelayanan publik yang telah diterapkan oleh perangkat daerah.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Bupati Banggai menyampaikan, bahwa seminar awal tersebut memiliki posisi yang sangat krusial, vital, dan strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Banggai.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah ilmiah yang objektif dan terukur untuk memotret serta mengevaluasi sejauh mana inovasi-inovasi yang telah dilaksanakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa anggaran, waktu, dan energi yang telah dikeluarkan untuk melahirkan sebuah inovasi pelayanan publik sebanding dengan manfaat dan kemudahan yang dirasakan oleh masyarakat serta selaras dengan arah pembangunan nasional,” kata Bupati.

Ia menjelaskan, bahwa evaluasi yang dilakukan melalui kajian tersebut, akan menjadi dasar dalam melahirkan kebijakan yang berbasis data dan fakta, bukan sekadar asumsi maupun laporan administratif semata.

Pada kesempatan itu, Bupati mengingatkan, bahwa tujuan utama dari setiap inovasi yang dikembangkan Pemkab Banggai adalah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mendorong kesejahteraan rakyat.

“Inovasi adalah instrumen, pelayanan publik adalah medianya, dan kesejahteraan rakyat adalah tujuannya,” terangnya.

Olehnya itu kata Bupati, mari bersama-sama untuk mengikuti seminar awal tersebut dengan penuh tanggung jawab demi melahirkan rekomendasi kebijakan yang berbasis data dan fakta (evidence-based policy).

Dalam laporannya, Kepala BRIDA Banggai, Andi Nur Syamsy Amir, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan kajian tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Banggai Tahun 2025–2029, khususnya dalam prioritas peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Menurutnya, kajian tersebut merupakan hasil kerja sama antara BRIDA Kabupaten Banggai dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tompotika Luwuk sebagai mitra akademik sekaligus tenaga ahli pelaksana kajian.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada LPPM Universitas Tompotika Luwuk atas dukungan dan kolaborasinya dalam mendampingi Pemerintah Kabupaten Banggai pada pelaksanaan kajian ini,” ucap Andi.

Ia menuturkan, seminar awal tersebut menjadi forum penting untuk memperoleh berbagai masukan, saran, serta penyempurnaan dari para pemangku kepentingan guna memastikan pelaksanaan kajian berjalan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah.

Andi berharap, seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, serta pihak-pihak terkait dapat mendukung proses pengumpulan data dan pelaksanaan kajian di lapangan sehingga hasil yang diperoleh benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan di sektor pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, adaptif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tandas Andi.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, para pimpinan perangkat daerah, para camat, tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk.***/PAR

(Sumber Bagian PROKOPIM Setda Kabupaten Banggai/ahtar)

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!