Fordata Three Fakta News -Menjaga kedaulatan NKRI di beranda terdepan ternyata harus dibayar mahal dengan keterbatasan yang memprihatinkan. Kantor Polsek Fordata di Kabupaten Kepulauan Tanimbar-sebuah wilayah yang menyandang status 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), kini kondisinya ibarat “hidup segan mati tak mau“. Jumat (10/7/2026)
Saat malam tiba, markas penjaga keamanan ini justru tenggelam dalam kegelapan akibat minimnya fasilitas penerangan.
Lebih miris lagi, mobilitas operasional lumpuh total; personel kepolisian terpaksa harus meminjam sepeda motor milik warga lokal hanya untuk sekadar menggelar patroli demi menjaga kondusivitas wilayah.
Fasilitas Minus di Beranda Negara
Sebagai garda terdepan kepolisian di wilayah kepulauan yang berbatasan langsung dengan jalur internasional, Polsek Fordata memikul tanggung jawab strategis.
Namun, realita di lapangan justru memperlihatkan ketimpangan yang menyengat:
Buta di Malam Hari: Tanpa sistem penerangan yang layak, kantor polsek berubah menjadi titik buta yang rawan dan jauh dari kesan aman bagi personel yang bertugas.
Lumpuhnya Mobilitas: Ketiadaan kendaraan dinas operasional memaksa aparat mengemis pinjaman kendaraan warga demi merespons aduan atau melakukan patroli malam.
Ancaman Pelayanan Publik: Bagaimana mungkin masyarakat bisa merasa terayomi jika institusi yang bertugas melindungi mereka justru tidak memiliki daya dukung dasar untuk melindungi diri mereka sendiri?
Mendesak Komitmen Kapolres Kepulauan Tanimbar
Dukungan sarana dan prasarana penunjang di pulau-pulau terluar seperti Fordata bukan lagi sekadar urusan kenyamanan bekerja, melainkan kebutuhan mutlak dan darurat. Pembangunan fasilitas di wilayah konflik atau perbatasan tidak boleh dianaktirikan jika negara benar-benar ingin hadir di tengah masyarakat.
Tuntutan keras kini mengarah langsung kepada Kapolres Kepulauan Tanimbar. Kebijakan strategis dan intervensi anggaran yang cepat dinilai mendesak untuk segera menggelontorkan bantuan fasilitas dasar-mulai dari pengadaan pembangkit/lampu penerangan yang andal hingga armada transportasi taktis laut dan darat.
Catatan Redaksi:
Penguatan fasilitas di Polsek Fordata adalah ujian nyata bagi komitmen Polri dalam mewujudkan pemerataan pelayanan publik. Masyarakat di pulau terluar berhak mendapatkan standar pengamanan dan kualitas pelayanan kepolisian yang setara, bukan sisa-sisa fasilitas yang terabaikan. Jangan tunggu sampai terjadi celah keamanan di beranda negara baru otoritas terkait sibuk berbenah.

















